Whatever You Think, Think The Opposite

Whatever You Think

Buku ini sebenarnya sudah terbit sejak Maret 2006 dan pas jalan2 ke gramedia tiba2 adek gw nunjukkin buku ini, sekilas terlihat menarik, gw baca sekilas dan gw ga sabar untuk ngebacanya. Dan setelah itu? gw simpulkan buku ini worth it untuk dibaca, sangat inspiratif, disampaikan dengan berani, ilustrasi2 yang kreatif dan contoh2 yang paradoks.

Whatever You Think, Think The Opposite, diawali dengan contoh2 cara berpikir terbalik, misalnya bagaimana atlet yang merubah cara melompat dalam lompat tinggi yang sebelumnya menyajarkan badan dengan palang rintangan (sebelum 1968) dengan membalikkan badannya sehingga membelakangi palang rintangan. Hasilnya? Rekor pecah. Sebelumnya hanya 5 feet 8 inchi menjadi 7 feet 4 1/4 inchi. Atlet tsb adalah Dick Fosbury, dan teknik ini akhirnya disebut Fosbury Flop.

Atau seorang professor yang sedang mandi di sungai dan ketika keluar dia menjumpai mahasiswi yang sedang lewat, dan apa yang dia lakukan? menutupi kepalanya dengan handuk (ya bukan menutupi kelaminnya).

Lalu Paul Arden (pengarangnya) melanjutkan dengan mengatakan bahwa jika kita mengambil keputusan yang benar, aman, dan diambil oleh orang pada umumnya maka kita akan sama dengan org lain. Dan keputusan yang tidak aman akan membuat kita berpikir dan merespons dengan cara yang lain. Kalo gw pikir hal ini sering terjadi, misalnya orang2 mencoba membangun usaha atau ide yang dianggap aneh dan mungkin tidak terpikirkan oleh orang lain, tapi karena dia ingin usahanya berhasil atau idenya terwujud maka respons kreatifpun akan muncul untuk mewujudkannya. Hasilnya? perusahaan atau ide yang diimpikan oleh orang lain. Google adalah contoh nyata dari hal ini.

Berbicara soal ide, buku ini menyebutkan bahwa ide bagus adalah ide yang terwujud. Masuk akal, karena ide yang bagus belum tentu akan berhasil sebelum dilaksanakan dan dibuktikan. Ide bagus tanpa action seperti angan2 kosong yang tidak berguna. Bahkan ide buruk yang dilaksanakan masih lebih baik daripada ide baik yang tidak diwujudkan. Wujudkan ide2, kerjakan mulai dari sekarang, dan perbaiki sambil jalan (banyak orang yang menunggu sampai semua hal sempurna dan pada akhirnya tidak ada yg dihasilkan) Yap nasehat yang bagus untuk awal tahun πŸ™‚

Paul Arden juga bilang, lebih baik menyesali yang sudah dilakukan daripada menyesali apa yang tidak dilakukan. Wujudkan hal2 atau ide2, selama hal tsb tidak mengancam nyawa, kenapa ga? Again, nasehat lagi buat gw πŸ™‚

Masih banyak pesan2 segar yang diungkapkan oleh buku ini, namun bagi yang mengharapkan buku ini memberikan gambaran detail ttg bagaimana cara berpikir terbalik, sebaiknya lupakan saja, karena buku ini hanya memberikan ilustrasi dan nasehat2 sederhana yg kreatif. Tapi, seperti yang gw sebutkan di awal, buku ini sangat INSPIRATIF dan tetap MENARIK untuk dibaca.

Selamat membaca πŸ™‚

5 comments

Leave a Reply