Review Wiko Highway, Smartphone Dual Sim Rancangan Prancis

Wiko, perusahaan asal Prancis ini bisa dibilang pemain baru di industri smartphone. Walaupun baru berusia 3 tahun, Wiko mampu menempati posisi no 2 di Prancis setelah Samsung, bahkan mengalahkan Apple yang saat ini di posisi no. 3. Produk-produk keluaran Wiko terkenal dengan harganya terjangkau dan memiliki desain yang berkelas serta performa yang tinggi. Salah satu kunci sukses Wiko di negaranya karena menggunakan strategi Design in France, Made in China, dimana tim Wiko membuat spesifikasi desain produk di Prancis lalu mengirimnya ke China untuk diproduksi.
Kebetulan saya mendapatkan review unit salah satu produk flagship dari Wiko, yaitu Wiko Highway. Spesifikasinya tidak tanggung-tanggung, smartphone ini dilengkapi layar 5″ Full HD dengan resolusi 1920 x 1080px, processor MediaTek Octacore terbaru dengan kecepatan 2 Ghz, RAM 2GB, Internal storage 16GB, Kamera belakang 16MP, kamera depan 8MP, lalu juga mendukung Dual Sim GSM-GSM. Wiko Highway akan resmi dijual dalam waktu dekat melalui salah satu distributor handphone besar di Indonesia dengan harga yang “katanya” sangat menarik.

Desain ala iPhone dan Sony Xperia Z

Pertama kali melihat desain Wiko Highway, saya langsung teringat desain minimalis ala iPhone dengan bahan frame aluminium di seluruh sisinya dan bahan glass ala Sony Xperia seri Z di bagian depan dan belakang, hasilnya cukup elegan dan enak dipandang. Kesan premium akan lebih terasa ketika memegang langsung handphone ini, beratnya ringan sekitar 154 gram dan cukup tipis sekitar 7.7mm (perbandingan iPhone 5s sekitar 7.6mm), lebarnya juga hanya 70mm jadi masih bisa terjangkau oleh jempol ke sisi kiri/kanan layar, lalu bentuk sudutnya yang curve membuat nyaman dipegang oleh satu tangan.

 

Wiko Highway menggunakan desain unibody dengan slot dual sim (micro sim) di sisi kiri dan kanan, tombol power dan volume berada di sisi kanan, dan posisi speaker di bagian bawah. Saya pribadi juga lebih menyukai letak speaker di bagian bawah daripada di belakang karena suara notifikasi ataupun media bisa lebih jelas terdengar kalau handphone diletakkan di atas meja dengan layar menghadap ke atas. Sayangnya Wiko Highway tidak menyediakan slot microsd sehingga kita hanya bisa mengandalkan internal storage sebesar 16GB (total available 12.5GB), saya berharap Wiko merilis versi internal yang lebih besar 32GB atau 64GB.

Karena desainnya yang unibody, battery Wiko highway juga tidak removable alias battery tanam. Buat beberapa orang, battery yang removable bisa menjadi solusi praktis jika battery habis tinggal ganti dengan battery cadangan dan tidak perlu colok ke powerbank.

Layar dengan resolusi Full HD

Layar Wiko Highway sangat jernih dan terang karena menggunakan teknologi IPS LCD dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 pixel dan kerapatan 441 ppi. Sebagai perbandingan kerapatan pixelnya setara dengan Galaxy S4 yaitu 441 ppi, sedangkan iPhone 5s hanya sekitar 326 ppi. Walaupun mata orang pada umumnya tidak terlalu bisa membedakan layar dengan kerapatan lebih dari 300 ppi.

Sama seperti handphone flagship lainnya, Layar Wiko juga terbuat dari Corning Gorilla Glass 2 yang cukup kuat terhadap goresan (walaupun saya tetap menganjurkan screen guard). Saya menyukai level brightness yang bisa dibuat sangat terang, saya masih bisa melihat dengan sangat jelas layar Wiko Highway walaupun dalam kondisi outdoor yang sangat terang. Viewing anglenya juga lebar sehingga tidak ada perubahan warna jika dilihat dari sudut-sudut tertentu.

Prosesor Octacore 2 Ghz dan RAM 2 GB

Dapur pacu Wiko Highway bisa dibilang cukup impresif, Wiko Highway memiliki prosesor Chipset Mediatek Octacore 2 Ghz, RAM 2GB, dan GPU Mali 450. Untuk kebutuhan umum seperti browsing, multimedia performanya sangat smooth, lalu untuk kebutuhan 3D gaming hampir tidak ada lag. RAM 2GB juga sangat lega untuk melakukan multitasking. Jika baru dinyalakan, RAM yang terpakai hanya 700-750MB saja.

Dengan spesifikasi tersebut, Wiko Highway bisa mendapatkan score Antutu sebesar 32.500, score yang tinggi jika dibandingkan handhone flagship lain dengan harga 2-3 kali lipat. Sedangkan pada aplikasi benchmark lain seperti Quadrant, Wiko Highway juga bisa mencapai nilai yang tinggi 15.000.

 

Untuk kemampuan browser dalam menjelajah internet, Wiko Highway sangat cepat dalam merender halaman web dan sangat responsif. Tidak heran kalau berdasarkan hasil test benchmark Vellamo HTML, Wiko Highway mampu mendapatkan score yang berbeda tipis dengan handphone terbaik dan tercepat saat ini yaitu LG G3.

 

Kamera belakang 16 MP dan depan 8 MP

Secara overall kualitas kamera belakang Wiko highway cukup bagus. Kualitasnya masih dibawah iPhone 5s tapi menurut saya masih bisa dibandingkan dengan Samsung Galaxy S4. Untuk kondisi outdoor kamera belakang mampu menghasilkan gambar yang tajam, komposisi warna natural dan exposure yang pas. Namun ketika dibawa ke indoor hasilnya sangat tergantung dengan kondisi cahaya, pada cahaya yang minim warnanya menjadi tidak natural. Hal ini hanya terjadi pada kondisi ISO kamera auto, sehingga otomatis Wiko akan mengambil ISO tertinggi yaitu 1600. Namun jika setting ISO camera dibuat lebih rendah warnanya akan akan menjadi lebih natural dan konsekuensinya photo lebih mudah blur jika objek bergerak.

Fitur kamera paling menarik Wiko Highway ada di kamera depan 8 megapixel dan memiliki fitur untuk membuat wajah menjadi lebih putih dan mulus. Fitur ini dijamin membuat kita ketagihan foto selfie. Kualitas gambar kamera depan juga cukup tajam. Kekurangannya noise dalam kondisi minim cahaya cukup tinggi, namun masih bisa dikurangi dengan memainkan setting ISO camera.

Software sudah ready Android KitKat 4.4.2

Wiko tidak terlalu banyak melakukan modifikasi pada OS Android, secara tampilan hanya icon saja yang berbeda. Hal ini pula yang membuat navigasi di home, app drawer, dan aplikasi sangat smooth dan terasa responsif. Versi OS pada review unit yang saya dapat masih Jelly Bean 4.2.2. Bulan lalu Wiko sudah merilis versi KitKat untuk Wiko Highway yang bisa diunduh langsung di websitenya (upgrade tidak melalui OTA). Saya sudah mencoba versi KitKatnya tapi masih belum stabil. Mudah-mudahan ketika masuk Indonesia versi KitKatnya sudah lebih stabil. Wiko juga sudah mendukung USB on the go untuk bisa membaca flashdisk atau peripheral usb seperti keyboard.

Fitur dual sim Wiko Highway sangat sederhana, panggilan telpon atau SMS bisa diset otomatis untuk sim tertentu, misalnya kalau call selalu menggunakan sim 1 atau bisa juga selalu menawarkan opsi memilih sim 1 atau 2 ketika ingin telepon. Mengubah paket data dari sim 1 dan 2 juga bisa dilakukan melalui notification. Koneksi 3G bisa berjalan baik di sim 1 maupun sim 2, bahkan bisa juga lock sinyal hanya di 3G supaya tetap berada di jaringan 3G walaupun sinyalnya lemah.

Wiko Highway juga mempunyai fitur yang diandalkan oleh Samsung di tahun lalu, yaitu Smart Gesture. Gesture yang didukung misalnya bisa unlock dengan menggoyang tangan di atas layar, lalu mute panggilan telpon dengan membalikkan layar ke bawah, menyalakan speakerphone jika menghadapkan layar ke atas, otomatis menerima telpon jika meletakkan handphone di dekat kuping, dan beberapa smart gesture lainnya.

Fitur lainnya adalah scheduled on dan off, fitur ini jarang saya temukan di handphone Android pada umumnya. Intinya dengan fitur ini kita bisa mengatur kapan Wiko Highway akan mati dan kapan akan nyala kembali secara otomatis. Fitur ini cukup berguna buat yang malamnya tidak ingin diganggu dengan telepon atau pesan.

Chipset Mediatek biasanya tidak terlalu bagus untuk urusan GPS, namun dengan chipset mediatek Octacore saya bisa mendapatkan posisi GPS lock dengan cepat sekitar 15 detik dengan kualitas signal GPS yang cukup tinggi, rata-rata saya bisa me-lock 10 dari 13-18 satellite. Ketika digunakan di dalam mobil, sinyal GPS juga masih kuat dan stabil digunakan untuk turn-by-turn navigation dari aplikasi Google Map atau Waze.

 

Baterai 2350 maH, cukup untuk 1 hari

Konsumsi battery Wiko Highway bisa dibilang cukup hemat dan mampu bertahan hingga satu harian. Pengalaman selama hampir satu bulan, saya bisa lepas dari charger setiap jam 6 pagi lalu sekitar jam 9-10 malam baru perlu untuk dicharge lagi. Penggunaannya bisa dibilang average, saya biasa menggunakan untuk telepon, browsing, social media cukup aktif di twitter dan path, messaging yang sangat aktif dengan whatsapp dan bbm, lalu email yang intensif untuk pribadi, kantor, dan milis. Dengan penggunaan tsb, battery bisa bertahan 16-17 jam dengan screen on time 3.5 jam.

Kesimpulan, smartphone wajib untuk pengguna dual sim

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis sebuah artikel perbandingan beberapa smartphone dual sim. Setelah mencoba Wiko Highway selama hampir sebulan sebagai gadget utama, saya bisa menyimpulkan bahwa dengan performa yang gegas, desain yang premium, kualitas layar yang tajam, apalagi jika bocoran harga yang saya dapat itu benar, Wiko Highway sementara ini adalah handphone dual sim yang sangat layak untuk dipertimbangkan.

5 comments

Leave a Reply