Mempersiapkan Dana Pendidikan untuk Anak

Satu hal yang menjadi keinginan setiap orang tua untuk anaknya adalah memberikan pendidikan yang terbaik supaya kelak menjadi orang yang mandiri dan sukses. Banyak perencana keuangan menyarankan agar kita menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin karena pendidikan anak yang semakin mahal setiap tahunnya. Lalu saya mencoba untuk mencari tahu berapa estimasi jumlah biaya pendidikan untuk anak saya sendiri dan menemukan solusi mempersiapkan dana pendidikan anak yang mungkin bermanfaat buat para orang tua.

Sebagai contoh kasus, anak pertama saya Genza saat ini sudah playgroup dan sebentar lagi masuk TK, jadi mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan dana pendidikan dari SD-Kuliah. Dengan asumsi sekolah swasta di tempat yang cukup bagus (bukan internasional, karena pastinya jauh lebih mahal) dan asumsi biaya sekolah naik 20% setiap tahun, maka saya harus mempunyai dana biaya masuk sekolah dan uang SPP bulanan setahun pertama sebesar hampir 2M! (saya tidak menghitung biaya uang jajan harian karena asumsi sudah tercukupi dengan biaya pengeluaran bulanan sedangkan biaya masuk sekolah jumlahnya cukup besar dan harus dikeluarkan sekaligus).

Berikut ini ilustrasi biaya SD-SMP-SMA-Kuliah (ilustrasi ini untuk contoh kasus anak saya yang 3 tahun lagi akan masuk SD),

  • Biaya masuk SD saat ini sudah 20jt, dengan asumsi akan masuk SD tiga tahun lagi dan kenaikan harga 20% per tahun maka biayanya dalam tiga tahun lagi akan menjadi sekitar 34jt. Ditambah lagi dengan uang SPP bulanan dalam setahun 12jt (1jt per bulan), sehingga dalam tiga tahun lagi akan menjadi 21jt. Total biaya yang dibutuhkan, 34jt + 21jt, yaitu 55jt.
  • Biaya masuk SMP saat ini 30jt, uang SPP bulanan tahun pertama 15jt (1.25jt per bulan), sehingga dalam 9 tahun lagi total biaya masuk SMP 232jt.
  • Biaya masuk SMA saat ini 40jt, uang SPP bulanan tahun pertama 18jt (1.5jt per bulan), sehingga dalam 12 tahun lagi total biaya masuk SMA 517jt.
  • Biaya masuk Kuliah 50jt, biaya tahun pertama 24jt (2jt per bulan), sehingga dalam 15 tahun lagi total biaya masuk menjadi 1.14M.
  • Jika di total semuanya dari SD – Kuliah maka hasilnya 1.946M atau amannya sekitar 2M

Sekedar contoh, berikut tabel kenaikan harga dana pendidikan SMA 12 tahun dari sekarang (uang masuk 40jt, SPP tahun pertama 18jt, total 58jt),

Setelah melihat biaya di atas, solusi satu-satunya adalah menabung dari sekarang. Pertanyaannya berapa jumlah tabungan yang harus dialokasikan? lalu dimana harus ditabung supaya menguntungkan? Salah satunya yang saya anjurkan adalah berinvestasi di instrumen yang cocok untuk jangka panjang lebih dari 5 tahun. Salah satunya yang cukup sederhana dengan return yang bagus adalah reksadana pasar saham. Berikut ini adalah contoh beberapa reksadana dengan performa terbaik selama 5 tahun terakhir diambil dari koran Kontan, bisa dilihat return 5 tahun bisa mencapai 235% – 468% atau kalau di annualized, return per tahunnya bisa mencapai 27%-42%!
 
Akhirnya setelah mencoba melakukan perhitungan sederhana jika kita berinvestasi di instrumen reksadana saham dengan estimasi return per tahun 25%, lalu di tengah periode investasi dana akan diambil sesuai kebutuhan (tahun ke 3 untuk SD, tahun ke 9 untuk SMP, tahun ke 12 untuk SMA, tahun ke 15 untuk Kuliah), maka jumlah minimal menabung untuk memenuhi biaya pendidikan anak sebanyak hampir 2M adalah 2.4jt per bulan atau 28.8jt per tahun.
 
 
Tentunya biaya pendidikan di atas belum tentu sebesar itu dan digunakan semua, bisa saja anak kita bisa masuk di sekolah negeri terbaik dengan biaya lebih rendah, namun tidak ada salahnya kita mengalokasikan biaya untuk masa depan anak kita dari sekarang.

 

Leave a Reply