Memilih platform ecommerce online shop

inababy home

Bingung memilih platform ecommerce untuk online shop anda? Saya coba berbagi pengalaman dlm membangun http://inababy.com menggunakan opencart setelah melakukan review thd beberapa platform lain.

Kenapa?

Menurut saya utk pemula malah sangat sangat menyarankan opencart krn userfriendly baik utk user, admin back office, dan developer. Technical point of view magento itu kompleks bgt ada 27.000 file fresh installation, bandingkan opencart yg cuma 2.700an. Magento itu super ribet banyak dependensinya. Dari sisi user point of view, saya sempat install 3 ecommerce prestashop, magento, dan opencart, saya test case ke istri saya yg belum terbiasa dgn ecommerce, setelah nyobain seminggu dengan 3 tools tsb, dia milih opencart krn lebih simple administrasinya.

Tapi kelebihan magento dengan kompleksitasnya adalah sekali kita mengerti, mau customize gimanapun bisa, ini link ttg kenapa jgn pilih magento http://lastdropofink.co.uk/tools/magento/why-you-should-not-use-magento/ dan supay seimbang dengan kekurangan tersebut sbnrnya ada kelebihannya http://lastdropofink.co.uk/tools/magento/why-you-should-use-magento/ oh iya dari sisi developer cost jg biasanya develop pakai magento 40% lebih mahal. Saya pernah bandingin extension dengan fungsi serupa di opencart cuma 150rb, di magento bisa 600rb !!

Alternatif lainnya apa?

Sebenarnya kalau mau lebih simpel lagi bisa dgn pendekatan @dennysantoso pakai bigcommerce bayar bulanan, selesai. Tapi saya gak tau dari sisi customizationnya seflexible apa.

Killer feature online shop?

Yang saya paling suka dari opencart adalah built in one page checkout dan bisa checkout as guest tanpa harus registrasi. Ini menurut saya sangat penting krn bagian yg paling berat dr online shop ketika checkout dan harus isi segudang form, verifikasi email, dst yg membuat cart abandonment nya tinggi. One page checkout ini juga dimiliki oleh magento dan bigcommerce built in. Kalau prestashop sptnya belum builtin jadi harus install extension lagi.

Soal SEO friendly? 

Silahkan diliat online shop yg saya buat utk istri saya pakai opencart, http://inababy.com perhatikan seluruh URLnya mulai dari product, category, page semua bisa dicustom dan dengan free module bisa otomatis url namenya sama dengan product name, jadi gak usah repot2 bahkan org awam pun gak usah mikirin lagi 🙂 *sekalian iklan kalau baru punya anak bisa belanja di http://inababy.com ya*

Cuma dalam waktu seminggu saya implement ini traffic langsung naik 2x lipat dan persentase search traffic langsung lebih besar dari direct traffic. I use google analytics a LOT 🙂

Kenapa saya bisa bilang opencart mudah dari sisi technical?

Saya dulu background technical, tapi sudah 5 taun gak pernah coding lg, bikin online shop inababy pakai opencart selesai dalam 2 minggu 🙂 Asal ngerti konsep MVC relatif lebih mudah. Saya cuma beli themes dan modul JNE, sisanya extension gratisan spt bank transfer, unique code transaksi, track resi JNE, automatic custom URL for SEO, html area, mobile site, stock display dan beberapa extension di backend untuk mempermudah administrasinya, tinggal download aja dari websitenya opencart.

Mudah2an bermanfaat. Goodluck!

3 comments

  1. selama ini buat website pakai wordpress, mau coba magento & opencart ini, makasih ya mas atas pencerahannya, mudah2an mas gan bisa share lebih banyak lagi… 😉

  2. Pingback: Free Piano

Leave a Reply