IMG-20160618-WA0002-01

Perkembangan smartwatch tahun ini semakin menarik untuk diikuti, perusahaan seperti Apple, Pebble, Samsung dan Google tidak mau kalah berinovasi dari sisi desain maupun software. Apple akan merilis WatchOS 3 dengan fitur utama instant launch dan redesign navigasi. Google tidak mau ketinggalan, bulan lalu baru mengumumkan Android Wear 2.0 dengan stand-alone apps, smart reply, dan perbaikan sistem navigasi. Pebble juga baru merilis versi terbarunya di kickstarter yaitu Pebble 2 dan Pebble Time 2. Lalu Samsung juga semakin kompetitif di tahun ini dengan smartwatch Gear S2 dengan OS Tizen dan mendapat review yang positif.

Android Wear mempunyai keunggulan dibanding kompetitornya karena banyaknya pilihan hardware dengan harga yang bervariasi namun software nya tetap sama. Berbeda dengan Android pada smartphone yang selalu dimodifikasi oleh manufakturnya, Android Wear ini software nya sama persis. Perbedaan biasanya hanya pada aplikasi bawaan atau watchfaces (desain tampilan jam). Selain itu Android Wear kini juga sudah compatible dengan iOS.

Dari sekian banyak pilihan smartwatch Android Wear yang beredar di Indonesia, salah satu yang menarik adalah Moto 360 2nd Generation. Moto 360 ini baru dirilis resmi oleh TAM sekitar dua bulan lalu dengan empat varian. Buat pria ada pilihan black leather diameter 42mm atau cognac leather diameter 46mm, sedangkan buat wanita ada warna Rose Gold diameter 42mm yang cocok di lengan kecil. Bagi yang suka olahraga ada juga varian Black sport diameter 45mm. Dalam review ini saya membahas salah satu varian yaitu Moto 360 2nd Generation Cognac Leather 46mm,

moto indonesia

Continue reading

gift box + remote + set-to-box

Sebagai warga Jakarta, kemacetan sudah menjadi hal yang umum. Perjalanan dari rumah ke kantor ditempuh dalam waktu lebih dari satu jam sudah biasa dijalankan sebagian besar yang kerja di Jakarta. Radio, social media seperti facebook, twitter, atau video streaming youtube, vidio sudah menjadi teman setia untuk menghabiskan waktu di jalan dengan gratis. Selain itu ada juga layanan berbayar seperti Netflix atau layanan tambahan on the go yang disediakan Pay TV seperti FirstMedia atau Indovision. Layanan video streaming membutuhkan kuota internet yang tidak sedikit apalagi bila macet yang berjam-jam, tontonan juga sering terputus atau buffer ketika koneksi internetnya tidak stabil.

Kini, warga Jakarta dan sekitarnya punya alternatif hiburan baru untuk menikmati beragam tayangan eksklusif dengan kualitas gambar yang jernih, tayangan yang stabil tidak putus-putus dan tidak perlu khawatir kehabisan kuota internet yaitu, NexDrive dari Nexmedia. Teknologi yang digunakan adalah DVB T2 dengan signal digital, teknologi yang juga digunakan oleh Nexmedia yang selama ini dikenal dengan kelebihannya bisa di pindah kemana aja dan pemasangannya yang mudah hanya dengan antena biasa.

Berbeda dengan Nexmedia, Nexdrive membutuhkan STB (Set Top Box) dan antena khusus yang bisa menerima sinyal digital ketika kendaraan bergerak dan menampilkannya ke layar monitor mobil. Dengan teknologi terrestrial ini, tidak ada pengaruh apabila banyak mobil lain yang menggunakan Nexdrive atau dalam keadaan cuaca yang tidak baik. Bahkan pihak Nexdrive mengatakan kualitas gambarnya akan tetap jernih dan stabil selama perjalanan sampai kecepatan 120 km per jam. Di atas kertas Nexdrive ini mempunyai kualitas gambar 1080i dengan resolusi bisa sampai 42″ dan compression MPEG4.

Kebetulan saya sudah mencoba duluan layanan Nexdrive ini selama sebulan. Apakah Nexdrive mampu memberikan hiburan baru buat kita warga Jakarta? Apakah layanannya benar-benar stabil di berbagai kondisi cuaca? Channel apa saja yang disediakan? Dan apakah perlu berlangganan layanan baru dari Nexmedia ini? berikut adalah review saya selama beberapa minggu menggunakan NexDrive.

Continue reading

IMG_8579-1-1

Virtual reality (VR) adalah teknologi dimana kita seolah-olah bisa berinteraksi langsung di lingkungan virtual atau maya. Kini teknologi virtual reality makin dekat dan terjangkau oleh kita semua.  Ada banyak jenis solusi VR yang bisa dinikmati oleh konsumen, ada Oculus Rift atau HTC Vive yang mampu menampilkan suasana dunia virtual dengan grafik yang sangat baik dan detil, namun untuk menggunakannya harus terhubung dengan PC dan harganya yang masih tergolong mahal. Ada juga solusi VR yang lebih sederhana dan murah, hanya dengan smartphone dan Google Cardboard yang berbahan kardus, namun kekurangannya tidak responsif karena tergantung dengan sensor smartphone dan banyak pengguna merasakan pusing jika digunakan dalam waktu lama.

Samsung Gear VR hadir dengan memberikan solusi mobilitas dan kenyamanan. Gear VR dapat digunakan hanya dengan menggunakan smartphone (hanya merk Samsung tertentu) dan dilengkapi dengan sensor gyro, accelerometer, dan proximity khusus supaya lebih responsif dan tidak terlalu terasa pusing setelah menggunakannya. Gear VR juga memiliki touchpad untuk membantu navigasi ketika berada di dunia VR. Untuk urusan suara,  saya sarankan menggunakan earphone karena bisa langsung disambungkan ke smartphone, ada juga tombol pengaturan volume suara khusus di Gear VR. Gear VR juga dilengkapi port microusb untuk charge smartphone sambil menggunakan VR. Setelah mencoba hampir satu bulan, saya sangat terkesan dengan kemampuan Gear VR dan cukup sering menggunakannya. Hal seru apa saja yang bisa dilakukan dengan Gear VR?Continue reading

20160221173204

Samsung Galaxy Note 5 sudah rilis sejak Agustus lalu. Setelah lima bulan sejak rilis, menurut saya Note 5 masih layak mendapat predikat phablet terbaik atau bahkan bisa dibilang smartphone terbaik bagi yang menyukai layar lebih dari 5.5 inch (setidaknya sampai Samsung S7 atau LG G5 keluar di bulan ini). Lalu apa aja alasan yang membuat smartphone ini layak dimiliki?

1. Layar besar dengan dimensi body yang compact

Awalnya saya tidak begitu tertarik menggunakan smartphone layar di atas 5 inch karena biasanya ukuran bodinya besar, bobotnya berat, sehingga tidak nyaman digunakan sehari-hari. Berbeda dengan Note 5, dimensinya bisa dibilang compact untuk ukuran layar 5.7 inch, bobotnya  cukup ringan 171 gram dan bodinya juga tidak terlalu lebar 76mm. Screen to body ratio sekitar 75%, salah satu yang terbaik di kelasnya.  Ditambah lagi Note 5 menggunakan tombol navigasi di bawah layar bukan on screen, membuat layar 5.7 inch menjadi tetap maksimal. Tidak butuh waktu lama buat saya menjadi terbiasa dan merasa nyaman menggunakan Note 5 untuk browsing atau social media dengan satu tangan selama 30 menit atau lebih. Sedikit tips, supaya lebih nyaman navigasi di Note 5 dengan satu tangan, bisa menggunakan aplikasi Pie Control yang membuat akses langsung ke beberapa aplikasi jadi mudah dan cepat.

20160221180237

2. Kameranya bagus banget!

Tidak heran kalau Note 5 mendapat score benchmark kamera terbaik di DxOMark, http://www.dxomark.com/Mobiles/Column-right/Mobile-Scores karena memang kualitas kameranya jernih dan tajam sekali dengan kamera belakang 16MP. Shutternya juga cepat. Kualitas kamera depan dengan 5MP juga sangat baik, fitur beautify membuat foto kita terlihat lebih “Ganteng” atau “Cantik” 🙂 Dibandingkan kualitas photo iPhone 6, menurut saya Note 5 masih lebih baik terutama dalam kondisi lowlight. Yang paling saya suka dari kamera Note 5 adalah shortcut untuk membuka kamera hanya dengan menekan tombol home dua kali. Shortcut ini juga bisa diakses ketika layar mati atau hidup, membuat momen penting jadi tidak terlewati untuk diabadikan.Continue reading

 

Blackberry Z3 atau biasa dikenal dengan Blackberry Jakarta adalah produk terbaru dari Blackberry, perusahaan yang kini sedang mencoba untuk melawan dominasi iPhone, Android phone, dan Windows phone. Persaingan yang tidak mudah buat Blackberry, apalagi CEO nya sendiri ketika diwawancarai oleh Bloomberg berkata bahwa Blackberry akan fokus pada pengembangan software, pengembangan pada hardware akan diteruskan apabila memberikan margin yang bagus. Sebenarnya bukan strategi yang buruk, kalau kita lihat pendapatan perusahaan seperti Google, IBM, Microsoft juga masih didominasi dengan software-nya.

Kembali lagi ke Z3, kebetulan saya beruntung mendapatkan unit ini dari seorang teman baik dan sudah mencobanya selama sebulan terakhir. Saya memang berniat menggunakan terlebih dahulu dalam waktu yang lama sebelum menulis reviewnya. Di review sebelumnya saya pernah merekomendasikan Nokia Lumia 520 dengan kisaran harga 1.5 juta rupiah, namun kalau bisa menaikkan budget ke angka 2.5 juta rupiah saya sangat merekomendasikan Z3. Sebagai informasi saat ini saya masih menggunakan Samsung S4 sehari-hari, walaupun tidak bisa dibandingkan karena dari sisi harga jauh berbeda, namun Z3 memiliki kesan desain yang premium dan memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya.

Lalu apa saja yang membuat Z3 layak menjadi pertimbangan?

Continue reading

Satu hal yang menjadi keinginan setiap orang tua untuk anaknya adalah memberikan pendidikan yang terbaik supaya kelak menjadi orang yang mandiri dan sukses. Banyak perencana keuangan menyarankan agar kita menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin karena pendidikan anak yang semakin mahal setiap tahunnya. Lalu saya mencoba untuk mencari tahu berapa estimasi jumlah biaya pendidikan untuk anak saya sendiri dan menemukan solusi mempersiapkan dana pendidikan anak yang mungkin bermanfaat buat para orang tua.

Sebagai contoh kasus, anak pertama saya Genza saat ini sudah playgroup dan sebentar lagi masuk TK, jadi mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan dana pendidikan dari SD-Kuliah. Dengan asumsi sekolah swasta di tempat yang cukup bagus (bukan internasional, karena pastinya jauh lebih mahal) dan asumsi biaya sekolah naik 20% setiap tahun, maka saya harus mempunyai dana biaya masuk sekolah dan uang SPP bulanan setahun pertama sebesar hampir 2M! (saya tidak menghitung biaya uang jajan harian karena asumsi sudah tercukupi dengan biaya pengeluaran bulanan sedangkan biaya masuk sekolah jumlahnya cukup besar dan harus dikeluarkan sekaligus).

Berikut ini ilustrasi biaya SD-SMP-SMA-Kuliah (ilustrasi ini untuk contoh kasus anak saya yang 3 tahun lagi akan masuk SD),

  • Biaya masuk SD saat ini sudah 20jt, dengan asumsi akan masuk SD tiga tahun lagi dan kenaikan harga 20% per tahun maka biayanya dalam tiga tahun lagi akan menjadi sekitar 34jt. Ditambah lagi dengan uang SPP bulanan dalam setahun 12jt (1jt per bulan), sehingga dalam tiga tahun lagi akan menjadi 21jt. Total biaya yang dibutuhkan, 34jt + 21jt, yaitu 55jt.
  • Biaya masuk SMP saat ini 30jt, uang SPP bulanan tahun pertama 15jt (1.25jt per bulan), sehingga dalam 9 tahun lagi total biaya masuk SMP 232jt.
  • Biaya masuk SMA saat ini 40jt, uang SPP bulanan tahun pertama 18jt (1.5jt per bulan), sehingga dalam 12 tahun lagi total biaya masuk SMA 517jt.
  • Biaya masuk Kuliah 50jt, biaya tahun pertama 24jt (2jt per bulan), sehingga dalam 15 tahun lagi total biaya masuk menjadi 1.14M.
  • Jika di total semuanya dari SD – Kuliah maka hasilnya 1.946M atau amannya sekitar 2M

Continue reading

“Recession is when a neighbor loses his job. Depression is when you lose yours” – Ronald Reagan

Resesi global telah memberikan dampak yang sangat parah untuk sektor ekonomi dunia. Menurut para analis, diperkirakan tahun ini adalah puncak dari dampak resesi. Sebelumnya saya berpikir bahwa resesi hanya mempengaruhi sektor2 seperti perbankan, otomotif, lembaga investasi, asuransi, dan tekstil. Sedangkan untuk sektor TI tidak akan berpengaruh besar. Kenyataanya fakta membuktikan bahwa perusahaan2 besar TI dunia juga berencana merumahkan beberapa karyawannya:

Mungkin kita bisa sedikit beranjak dari fakta tersebut untuk melihat celah dari keadaan yang sulit ini yaitu bagaimana perusahaan2 TI baik lokal maupun internasional bisa melihat beberapa tren baru ke depan untuk menyiasati puncak dampak dari resesi global tanpa mengurangi jumlah pegawainya atau setidaknya meminimumkan jumlahnya,

  1. Paradoks Hukum Moore

    Dalam hukum Moore dijelaskan bahwa transistor chip komputer dengan harga yang sama meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Dan memang yang kita rasakan adalah dengan harga yang sama pada tahun depan kita bisa mendapatkan teknologi yang lebih canggih. Continue reading

” Want – Learn – Try – Ask – Do – Get “

Yap itulah langkah2 untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan langkah2 tsb sudah cukup jelas bukan? jadi langsung saja kita berbagi sumber untuk LEARN dan mudah2an bermanfaat 🙂 Ohya jangan lupa bahwa tidak ada proses belajar yang instan (Want – Get), jadi jangan menyerah dan terus belajar!

  • Text
  • Videocast

Dan ini favorit videocast gw,

  • Podcast

Anyway ini beberapa podcast favorit gw,