Kelebihan utama dari platform Android yang paling saya suka adalah fleksibilitasnya. Salah satu aplikasi Android yang memberikan fleksibilitas penuh kepada penggunanya adalah Tasker, aplikasi yang bisa melakukan sesuatu secara otomatis pada kondisi tertentu yang kita inginkan. Contoh yang biasa kita alami setiap hari, setiap kali sedang meeting biasanya kita selalu mengubah volume menjadi vibrate, atau ketika tersambung dengan headset biasanya kita langsung membuka aplikasi musik. Dengan Tasker semua hal tsb bisa dilakukan secara otomatis.

Cara kerjanya sederhana, Tasker mempunyai konsep “Profile” dimana pada kondisi-kondisi tertentu profile ini akan aktif, misalnya ketika ada jadwal meeting di kalendar. Ketika profile ini aktif maka Tasker akan menjalankan “Task”, misalnya Task untuk menyalakan mode vibrate. Lalu ketika meeting berakhir maka menjalankan Task mematikan mode vibrate. Setiap profile dan task bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan.

 

 

Tasker Profile

Supaya lebih kebayang contohnya dalam sehari-hari, berikut ini beberapa profile yang saya buat di Tasker. Seluruh profile di bawah ini bisa dilakukan tanpa root dan tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi battery

  1. Otomatis mode silent kalau ada kalendar entry di outlook kantor, jadi tidak perlu repot harus merubah mode vibrate setiap meeting.
  2. Otomatis silent ketika sedang jumatan dari jam 11.30 sampai 13.00 atau bisa juga disesuaikan untuk ibadah lainnya seperti, ibadah minggu di gereja.
  3. Otomatis mengecilkan volume notifikasi dan ringer call ketika tersambung dengan wifi kantor atau rumah.
  4. Ketika malam hari ada telepon dari contact tertentu maka volume ringtone maksimal supaya panggilan telepon tidak terlewat.
  5. Ketika handphone tersambung dengan bluetooth headset atau earphone maka otomatis launch aplikasi musik deezer di handphone.
  6. Ketika tersambung dengan wifi kantor atau rumah, koneksi data 3G dimatikan, brightness di set sekitar 10%, volume notifikasi dan panggilan dibuat minimum 10%, sedangkan jika disconnect dari wifi rumah/kantor maka otomatis koneksi 3G aktif, brightness 25%, dan volume menjadi maksimal.
  7. Saya selalu mematikan fungsi auto rotate, tapi untuk aplikasi tertentu auto rotate akan aktif misalnya ketika sedang menjalankan aplikasi Youtube, MxPlayer, QuickPic atau Gallery.
  8. Ketika ada notifikasi BBM dan kondisi screen sedang off, maka launch aplikasi BBM. Sehingga ketika handphone dinyalakan maka otomatis langsung terbuka aplikasi BBM. Kenapa dalam kondisi screen off? karena kalau dalam kondisi nyala, biasanya notifikasi bisa dilihat di bagian status bar dan saya tidak mau otomatis terbuka aplikasinya karena belum tentu pesannya harus segera dibalas. Saya juga setup hal yang sama untuk aplikasi chat seperti Whatsapp atau Telegram.

Tasker Profile dengan Pebble

Untuk pengguna Pebble smarwatch sudah ada aplikasi third-party yang mendukung integrasi Pebble dan Tasker seperti Pebble Tasker atau Auto Pebble. Dengan adanya aplikasi ini maka kamu bisa lebih bebas berkreasi membuat profile yang mengkombinasikan keunikan keduanya,

Continue reading

 

Kemaren malam saya dan beberapa teman komunitas diundang di acara Exclusive Workshop Samsung Galaxy Note 4. Konsep workshop-nya sangat menarik, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing diberikan 2 buah unit dan mendapat tugas di beberapa pos untuk memaksimalkan fitur-fitur dari Note 4. Jadi hampir semua peserta bisa mencoba seluruh fitur utama yang dijelaskan di awal acara.

Setelah oprek-oprek selama dua jam bersama teman-teman komunitas berikut kesan pertama review dari Samsung Galaxy Note 4,

Desain, premium dengan metal frame

Dimensi 153.5 X 78.6 X 8.5 mm / 176g. Metal frame. Removable leather backcase

Sebagai pengguna Samsung Galaxy S4, saya sudah merasa cukup jenuh dengan style desain samsung yang mirip dan bahan plastik. Tapi setelah pegang Note 4, kesan plastik langsung hilang. Frame metal dan body yang tipis membuat feel jadi jauh lebih premium dan mewah, ditambah lagi backcase berbahan kulit juga membuat Note 4 nyaman dipegang dan tidak mudah slip. Backcase ini nantinya juga bisa diganti dengan aksesoris Flip Cover seperti seri Samsung Galaxy lainnya.

Layar, terang dan tajam dengan resolusi Quad HD

5.7″ Quad HD Super AMOLED (2560 x1440), 515 ppi

Menurut beberapa orang, resolusi layar HD atau di atas 300 ppi itu tidak terlalu berasa perbedaannya. Tapi setelah liat langsung, ternyata mata saya yang awam masih bisa merasakan ketajamannya jika dibandingkan Samsung Galaxy S4 dengan resolusi HD dan 441 ppi. Apalagi ditambah faktor kondisi tempat workshop yang tidak terlalu terang membuat layarnya benar-benar terasa terang tapi masih tetap soft dan enak di mata. Dengan ukuran layar sebesar 5.7″, Note 4 juga terasa sangat lega buat browsing dan entertainment. Saya juga dapat info bahwa layar Galaxy Note 4 ini mendapat penghargaan the best display dari Display Mate.

Kamera, kualitas gambar bagus di low light

Front Camera 3.7MP + F1.9/ Selfie (90º), Wide selfie mode (120º), Rear Camera 16M+ Smart OIS/ Fast AF, Live HDR(Rich Tone)

Sepertinya tadi malam Samsung sengaja pilih tempat di Willshire SCBD dengan light yang secukupnya supaya bisa test camera Note 4. Ternyata hasil kameranya bagus dan minim noise, rekan sebelah saya yang menggunakan LG G3 sempat bandingkan hasil foto dengan Note 4 dan terlihat Note 4 hasilnya lebih sharp dan natural. Sayangnya saya tidak sempat copy foto-foto hasil jepretan Note 4. Kalau hasil foto low light saja sudah bagus, untuk di outdoor harusnya juga bagus

Yang paling menarik pada waktu mencoba selfie, sensor heart rate di bawah kamera juga berfungsi sebagai shutter, cukup sentuh sensor tsb dengan jari maka foto langsung di capture, praktis banget terutama dalam posisi mau selfie supaya tidak blur. Ada juga fitur wide selfie untuk foto dengan angle yang lebar, awalnya saya merasa kesulitan mengoperasikan karena tangan harus stabil dan geser kamera ke kanan dan kiri. Tapi setelah coba 3-5x jadi terbiasa. Kualitas wide selfienya cukup terang di kondisi low light, tapi sayangnya noise nya cukup terlihat jelas walaupun masih acceptable.

Performa, snappy dan no lag

Processor Exynoss 1.9GHz Octa Core (1.9GHz Quad + 1.3GHz Quad Core) + 3GB RAM

Selama workshop kemaren saya tidak sempat coba buat gaming untuk test performa secara maksimal, tetapi untuk browsing, multitasking antar app, buka kamera, buka S Note, nulis-nulis menggunakan S Pen, semuanya terasa smooth, snappy dan hampir gak ada lag. Dengan berbagai tugas waktu workshop, performa masih terasa smooth walaupun banyak aplikasi terbuka (biasanya perlu clear beberapa app supaya lebih lancar).

Yang saya paling suka adalah fitur multiwindow untuk membuka beberapa app sekaligus. Dengan layar 5.7″ saya rasa membuka 2 window app bersamaan sudah pas, lebih dari itu terlalu kecil. Cara mengaktifkan multi window juga dibuat mudah oleh Samsung, bisa dari recent app lalu tekan icon laci di app yang mau dijadikan window baru atau swipe dari pojok kanan ke kiri bawah untuk membuat window app yang lagi berjalan menjadi kecil dan bisa buka aplikasi lain lagi tanpa menutup app sebelumnya.

S Pen, lebih sensitif dan banyak fitur-fitur baru

Hampir setiap hari saya nulis di tablet ipad dan sudah merasa sangat nyaman. Di atas kertas sensitifitas S Pen meningkat 2 kali lipat dibandingkan Note 3, setelah menggunakan S Pen buat menulis kaligrafi (salah satu tugas kelompok), ternyata feel-nya enak banget, mirip seperti menulis di kertas, S Pen juga bisa mendeteksi pressure, sangat berguna kalau menulis dengan pilihan tinta pena. Namun menurut saya, menulis di layar 5.7″ masih terlalu kecil, apalagi karena body belakang gak full flat, menulis seperti di kertas dari sisi kiri ke kanan agak kurang nyaman, saya harus pegang Note 4 dengan tangan satunya lagi, supaya tetap stabil dan tidak bergerak.

Buat saya sendiri kelebihan S Pen ada di fitur seperti smart select, yang fungsinya seperti mouse untuk memilih text atau content gambar, yang memudahkan kita untuk share hal-hal yang unik ke temen lewat sosial media atau chat. Jadi tidak perlu repot lagi screenshot atau save image, buka aplikasi Gallery/Photos, lalu crop supaya sesuai. Lalu juga ada fitur Photo Note untuk menjadikan tulisan di papan tulis menjadi format yang bisa di edit di layar.

Fitur lainnya yang menarik dan tidak dicoba adalah battery life dan fast charging. Menurut info katanya Galaxy Note 4 dengan 3220 mah bisa bertahan 2 hari dan charge dari 0% – 50% hanya dalam waktu 30 menit!

Kesimpulan

Jujur awalnya saya tidak tertarik membeli Samsung Galaxy Note 4, tapi setelah merasakan langsung dan mencoba seluruh fitur-fitur utamanya, sekarang malah jadi galau mempertimbangkan untuk ikutan pre order yang sudah dibuka dari 3 Oktober – 19 Oktober. Buat para pengguna Note 3 apalagi Note 2, menurut saya Samsung Galaxy Note 4 ini adalah alasan yang tepat untuk upgrade.

Harganya sekitar 8.5jt-8.7jt tergantung promo bank dan juga bisa dicicil 0%. Selain itu ada banyak bonus battery kit buat para road warrior, voucher, dan content (aplikasi, majalah).Bagi yang penasaran dan tertarik juga untuk melakukan pre order Samsung Galaxy Note 4, silahkan langsung aja ke http://GalaxyLaunchPack.com dan dapatkan unitnya di tanggal 23 Oktober 2014!

 

 

Seluruh foto Samsung Galaxy Note 4 dari om Wiwi member milis Gadtorade