Blackberry Z3 atau biasa dikenal dengan Blackberry Jakarta adalah produk terbaru dari Blackberry, perusahaan yang kini sedang mencoba untuk melawan dominasi iPhone, Android phone, dan Windows phone. Persaingan yang tidak mudah buat Blackberry, apalagi CEO nya sendiri ketika diwawancarai oleh Bloomberg berkata bahwa Blackberry akan fokus pada pengembangan software, pengembangan pada hardware akan diteruskan apabila memberikan margin yang bagus. Sebenarnya bukan strategi yang buruk, kalau kita lihat pendapatan perusahaan seperti Google, IBM, Microsoft juga masih didominasi dengan software-nya.

Kembali lagi ke Z3, kebetulan saya beruntung mendapatkan unit ini dari seorang teman baik dan sudah mencobanya selama sebulan terakhir. Saya memang berniat menggunakan terlebih dahulu dalam waktu yang lama sebelum menulis reviewnya. Di review sebelumnya saya pernah merekomendasikan Nokia Lumia 520 dengan kisaran harga 1.5 juta rupiah, namun kalau bisa menaikkan budget ke angka 2.5 juta rupiah saya sangat merekomendasikan Z3. Sebagai informasi saat ini saya masih menggunakan Samsung S4 sehari-hari, walaupun tidak bisa dibandingkan karena dari sisi harga jauh berbeda, namun Z3 memiliki kesan desain yang premium dan memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya.

Lalu apa saja yang membuat Z3 layak menjadi pertimbangan?

Continue reading

 
Setiap kali membeli smartphone terbaru, biasanya kita meminta atau ditawari oleh penjual untuk memasang anti gores screen protector untuk melindungi layar dari goresan. Walaupun beberapa merk smartphone saat ini sudah menggunakan Gorilla Glass, bukan jaminan layar bebas dari resiko terkena goresan dari benda-benda seperti kunci, koin, apalagi ketika di dalam saku atau ketika disimpan dalam tas. Anti gores yang dijual pada umumnya berbahan plastik dan ada dua jenis,
  • Clear, layarnya jernih tapi jadi gampang kotor, mudah menempel bekas sidik jari, mudah berminyak apalagi kalau habis dipakai telepon. Lalu kalau mau dibersihkan juga tidak semudah satu kali atau dua kali lap di layar
  • Anti glare, layarnya tidak mudah kotor, gampang dibersihkan, tapi kualitas layar menjadi tidak jernih dan ada bintik-bintik. Belum lagi ada efek keset yang membuat jadi makin tidak nyaman.

Biasanya semakin tinggi kualitas atau harganya, maka kekurangannya akan semakin bisa ditolerir, tapi tetap saja anti gores plastik tidak nyaman digunakan. Ibaratnya sudah beli smartphone mahal tapi layarnya tidak nyaman dilihat, tapi kalau tidak pake screen protector, ada perasaan was was takut layarnya tergores sekian centimeter yang mengganggu dan tidak bisa hilang.

Untuk mengatasi kelemahan di atas, saat ini sudah ada anti gores screen protector yang menggunakan bahan tempered glass. Harganya memang lebih mahal dibandingkan screen protector plastik, tapi sangat sepadan dengan keunggulannya,

Continue reading

 
 
Sebagai pengguna smartphone Android, saya selalu melakukan root setelah membeli. Istilah root di android sering disamakan dengan jailbreak di iPhone/iPad. Pada dasarnya kondisi ini akan memberikan hak akses penuh terhadap sistem operasi, tujuannya memaksimalkan fungsi yang ada di HP. Namun sekarang ini Android di versi 4.4.3 sudah semakin matang fungsinya sehingga semakin sedikit alasan kenapa harus melakukan root. Walaupun begitu, sampai saat ini saya masih melakukan root dan masih merekomendasikan ke teman-teman untuk melakukan root juga. Melakukan root atau jailbreak saat ini sudah sangat gampang, hanya dengan 1-click sudah bisa langsung root, sebagai referensi bisa dilihat di forum XDA Developers atau Kaskus. Berikut ini beberapa alasan dan tweak yang masih saya gunakan sampai sekarang.

Hemat Baterai

Saat ini saya masih setia menggunakan S4 karena memiliki berbagai fitur menarik dan ukurannya yang pas di tangan dan saku. Tapi sayangnya S4 punya satu kelemahan yaitu baterai yang boros. Dengan penggunaan moderate, biasanya hanya bertahan 9-10 jam dengan screen on time 3 jam. Setelah explore beberapa alternatif, akhirnya saya menemukan tiga aplikasi yang mampu membuat baterai menjadi lebih tahan lama,

  • System Tuner, aplikasi serba bisa yang salah satu fiturnya adalah menurunkan kecepatan prosesor. Hal ini tidak mempengaruhi kinerja secara signifikan namun mempengaruhi baterai dan hp menjadi lebih adem.
  • Greenify, membuka banyak aplikasi secara bersamaan akan membuat RAM cepat penuh, hp menjadi lambat, dan tentunya akan berpengaruh ke baterai juga. Greenify bisa membuat aplikasi2 yang kita inginkan masuk ke dalam mode hibernasi jika tidak digunakan. Hasilnya HP menjadi lebih cepat seperti baru, no lag dan juga baterai lebih hemat
  • Intelli3G, sinyal 3G apalagi jika sering tidak stabil membuat baterai cepat boros, Intelli3G ini mampu secara otomatis mengubah ke Edge jika tidak digunakan (sehingga tetap bisa menerima notifikasi namun konsumsi baterai lebih hemat) dan otomatis kembali ke 3G jika diperlukan.

Hasilnya saya bisa mendapatkan kinerja baterai 16-18 jam dengan screen on time 4 jam. Jadi kalau lepas dari charger jam 6, kira kalau sebelum tidur jam 10-11 baterai masih sisa sekitar 10-15%. Penggunaan saya cukup moderate, BBM, Whatsapp, browsing, streaming youtube selama perjalanan kantor sekitar 1 jam, social media mostly twitter, path dan instagram, email kantor, gmail dengan 3 milis aktif sync tiap 2 jam sekali.Continue reading