Dalam menjalankan bisnis atau memimpin sebuah perusahaan, setiap leader harus mampu mengukur kinerja perusahaan sebagai alat bantu navigasi atau indikator supaya bisa tumbuh semakin besar dan kompetitif. Indikator kinerja perusahaan biasanya disebut dengan Key Performance Indicator (KPI) dan setiap orang dalam perusahaan mulai dari level board management sampai staff mempunyai accountability untuk mencapai KPI tsb. Hal-hal yang diukur bisa berbagai jenis mulai dari jumlah pendapatan, jumlah unit terjual, service level, cost of service, conversion rate, productivity rate, on time delivery, collection rate, net profit dsb.

Untuk mengukur bagus atau tidaknya pencapaian dari masing-masing KPI tsb, kita harus mampu membandingkanya berdasarkan tiga hal berikut,Continue reading

Satu hal yang menjadi keinginan setiap orang tua untuk anaknya adalah memberikan pendidikan yang terbaik supaya kelak menjadi orang yang mandiri dan sukses. Banyak perencana keuangan menyarankan agar kita menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin karena pendidikan anak yang semakin mahal setiap tahunnya. Lalu saya mencoba untuk mencari tahu berapa estimasi jumlah biaya pendidikan untuk anak saya sendiri dan menemukan solusi mempersiapkan dana pendidikan anak yang mungkin bermanfaat buat para orang tua.

Sebagai contoh kasus, anak pertama saya Genza saat ini sudah playgroup dan sebentar lagi masuk TK, jadi mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan dana pendidikan dari SD-Kuliah. Dengan asumsi sekolah swasta di tempat yang cukup bagus (bukan internasional, karena pastinya jauh lebih mahal) dan asumsi biaya sekolah naik 20% setiap tahun, maka saya harus mempunyai dana biaya masuk sekolah dan uang SPP bulanan setahun pertama sebesar hampir 2M! (saya tidak menghitung biaya uang jajan harian karena asumsi sudah tercukupi dengan biaya pengeluaran bulanan sedangkan biaya masuk sekolah jumlahnya cukup besar dan harus dikeluarkan sekaligus).

Berikut ini ilustrasi biaya SD-SMP-SMA-Kuliah (ilustrasi ini untuk contoh kasus anak saya yang 3 tahun lagi akan masuk SD),

  • Biaya masuk SD saat ini sudah 20jt, dengan asumsi akan masuk SD tiga tahun lagi dan kenaikan harga 20% per tahun maka biayanya dalam tiga tahun lagi akan menjadi sekitar 34jt. Ditambah lagi dengan uang SPP bulanan dalam setahun 12jt (1jt per bulan), sehingga dalam tiga tahun lagi akan menjadi 21jt. Total biaya yang dibutuhkan, 34jt + 21jt, yaitu 55jt.
  • Biaya masuk SMP saat ini 30jt, uang SPP bulanan tahun pertama 15jt (1.25jt per bulan), sehingga dalam 9 tahun lagi total biaya masuk SMP 232jt.
  • Biaya masuk SMA saat ini 40jt, uang SPP bulanan tahun pertama 18jt (1.5jt per bulan), sehingga dalam 12 tahun lagi total biaya masuk SMA 517jt.
  • Biaya masuk Kuliah 50jt, biaya tahun pertama 24jt (2jt per bulan), sehingga dalam 15 tahun lagi total biaya masuk menjadi 1.14M.
  • Jika di total semuanya dari SD – Kuliah maka hasilnya 1.946M atau amannya sekitar 2M

Continue reading

Sejak awal kerja, saya punya kebiasaan membawa buku catatan kecil ketika meeting. Saya merasa bisa lebih cepat memahami masalah yang dibicarakan dengan menulis atau coret-coret diagram di kertas dan juga untuk memastikan tidak ada hal yang kelupaan setelah meeting. Tapi repotnya, catatan-catatan tsb seringkali jadi susah dicari ketika dibutuhkan, tidak bisa diproteksi jika ada data confidential, harus diketik ulang jika perlu, atau bahkan bisa hilang begitu saja.

Sekarang ini sudah banyak solusi yang memungkinkan kita bisa menulis di layar tablet dengan feel yang sama seperti menulis di kertas, lalu tulisan itu bisa langsung dikonversi ke teks dan seluruh tulisan yang sudah dibuat bisa dikelola dengan rapi. Setelah browsing dan tanya-tanya di beberapa forum berikut beberapa solusinya.

Livescribe Smartpen 3

 

Livescribe Smartpen 3 memungkinkan untuk menulis seperti biasa, dengan menggunakan pena di atas kertas. Namun syaratnya harus menggunakan pena Livescribe Smartpen dan kertas khusus. Smartpen ini pas banget kalau di kantor tidak boleh membawa tablet ketika meeting. Cara kerjanya, smartpen harus disambungkan via bluetooth atau USB supaya secara otomatis seluruh catatan akan tersimpan juga di handphone atau tablet. Catatan ini nantinya bisa di organize dengan tag dan folder untuk memudahkan pencarian. Namun dengan harga yang cukup mahal, sekitar 2 juta, ditambah harus menggunakan kertas khusus, lalu resiko kalau penanya jatuh dan rusak, maka untuk sementara saya tidak memilih solusi ini.

Continue reading