Sebenarnya hampir setiap hari kita menggunakan layanan cloud, mulai dari social media sampai dengan Gmail, Dropbox dan lain sebagainya. Biasanya kita menggunakan layanan-layan tsb secara gratis, tapi beberapa orang (termasuk saya) rela mengeluarkan uang tiap bulannya untuk berlangganan demi mendapatkan layanan yang lebih premium.

Lalu layanan cloud apa saja yang saya rekomendasikan?

Office 365

Layanan berlangganan office dari Microsoft untuk Excel, Word, Powerpoint, Outlook, OneNote. Menurut saya pribadi, layanan ini adalah langkah yang brilian dari Microsoft karena memberikan alternatif lain daripada harus membeli sekian banyak lisensi office terutama buat keluarga. Office 365 Home Premium bisa untuk 5 PC atau mac, 5 tablet atau web access dengan metode pembayaran bisa per bulan atau tahun. Selain itu kita juga otomatis akan selalu mendapatkan versi yang terbaru, jadi tidak perlu repot lagi harus membeli lisensi office versi terbaru.

Total biaya Rp 72.999 per bulan atau Rp 729.999 per tahun untuk Office Home Premium. Kalau yang personal bisa pilih paket yang lebih murah Office 365 Personal dengan biaya Rp 53.999 per bulan atau Rp 539.999 per tahun.

Bayangkan dengan kebutuhan saya untuk 3 PC, kalau beli lisensi Office 2013 Home & Student harganya sekitar 1.2juta, jadi total biaya sekitar 3.6jt. Padahal harga segitu kita bisa langganan 5 tahun Office 365, bahkan bisa untuk 5 PC dan di tablet juga. Belum lagi selama 5 tahun pasti ada rilis Office terbaru yang harus beli lagi kalau mau uprade.

Continue reading

Memiliki dua nomor handphone adalah hal yang umum saat ini, kita sering melihat teman kita membawa dua atau bahkan tiga handphone sekaligus. Orang yang praktis lebih memilih menggunakan handphone dual sim, namun sayangnya saat ini belum ada handphone dual sim yang memiliki spesifikasi idaman. Jadi kebanyakan orang pasti punya satu handphone flagship, bisa iPhone 5s, Galaxy S5, LG Nexus 5 atau HTC One M8. Dan handphone satu lagi biasanya “lebih murah” biasanya sekedar untuk telepon dan sms.

Beberapa waktu lalu Nokia meluncurkan produk terbaru Nokia X, produk dengan spek low-end tapi memiliki keunikan karena bisa menjalankan aplikasi Android. Hype Nokia X juga cukup terdengar di media sosial karena disebut Handphone Android pertama dari Nokia dan harganya yang berada di kisaran 1jt – 1.5jt. Seketika banyak orang yang pre-order untuk sekedar coba2 atau menjadikan Nokia X sebagai handphone “kedua”. Tapi apakah pilihan tersebut tepat?

Continue reading